Penerapan Manajemen Risiko

Permen PUPR Nomor 20/PRT/M/2018 Tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diterbitkan untuk memberi keyakinan memadai terselenggaranya kegiatan pada suatu Instansi Pemerintah untuk dapat mencapai tujuannya secara efisien dan efektif, melaporkan pengelolaan keuangan negara secara andal, mengamankan aset negara, dan mendorong ketaatan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Cipta Mutu Prima | Manajemen Risiko

Sistem Pengendalian Intern adalah Proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah adalah Sistem pengendalian yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Masing-masing Direktorat dalam menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah menyadari bahwa dalam melaksanakan tugasnya selalu berhadapan dengan risiko yang melekat pada kegiatan proses operasional.

Konsultan ISO Cipta Mutu Prima | Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

Penilaian risiko adalah sub unsur dari penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Dalam rangka mengendalikan risiko tersebut masing-masing Direktorat menerapkan Sistem Manajemen  Risiko terintegrasi yang mencakup seluruh aspek risiko yang dihadapi.

Dalam penerapan Manajemen Risiko yang efektif, masing-masing Direktorat menerapkan Manajemen Risiko dengan mengacu kepada Peraturan Menteri PUPR No. 20/PRT/M/2018 dan peraturan lainnya serta Standar Internasional yang berlaku untuk secara konsisten menerapkan Sistem Manajemen Risiko yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang dihadapi dapat diidentifikasi, diukur, dikendalikan dan dilaporkan dengan baik.

Layanan Jaminan Halal

Layanan Jaminan Halal – Mengapa Perusahaan Perlu Menerapkan ISO, OHSAS dan Sistem Jaminan Halal? Cipta Mutu Prima adalah Jasa Konsultan ISO dan Sistem Jaminan Halal yang sudah berpengalaman menerapkan di berbagai Perusahaan. Cipta Mutu Prima sebagai Konsultan Sertifikat Halal MUI dan ISO akan membantu penerapan sistem manajemen ISO dan HAS 23000 sampai dengan mencapai sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Sertifikasi.

Berikut ini beberapa standar ISO dan HAS 23000 yang dapat diterapkan di perusahaan yaitu :

ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu  – Perusahaan yang ingin memastikan produk dan layanannya memiliki standar mutu yang baik akan menerapkan standar ini. Tujuan utamanya adalah mencapai kepuasan pelanggan. Untuk dapat menghasilkan produk dan layanan yang bermutu baik maka perusahaan diharapkan memiliku sistem yang mampu menghasilkan mutu pada tingkat yang konsisten. Karena standar ini mengharuskan perusahaan untuk mengidentifikasi isu dan masalah internal dan eksternal dan juga harapan dan persyaratan pihak terkait termasuk pelanggan. Manajemen juga harus mengidentifikasi risiko-risiko yang mungkin dapat menghalangi perusahaan untuk menghasilkan produk dan layanan yang bermutu.

Standar ini juga mengharuskan untuk mengukur kepuasan pelanggan yang dapat dilakukan melalui survey kepuasan pelanggan. Masukan pelanggan akan digunakan untuk melakukan tindakan perbaikan dan peningkatan mutu proses untuk menghasilkan produk dan layanan dengan mutu yang lebih baik.

ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan – Beberapa perusahaan melakukan prosesnya dan menghasilkan dampak terhadap lingkungan. Misalnya perusahaan tambang. Walaupun masih bersifat voluntary namun standar ISO 14001 sebaiknya diterapkan di perusahaan yang aktifitas prosesnya berdampak terhadap lingkungan.

Tinjauan lingkungan harus dilakukan untuk mengidentifikasi aspek dan dampak lingkungan yang ada dalam perusahaan. Kegiatan identifikasi aspek dan dampak lingkungan ini harus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan seluruhnya teridentifikasi. Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 yang dikembangkan termasuk prosedur pengendalian lingkungan akan dibuat berdasarkan hasil identifikasi aspek dan dampak lingkungan.

OHSAS 18001 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja – Standar ini memastikan perusahaan mengendalikan seluruh hazard atau potensi bahaya yang akan menyebabkan penyakit dan kecelakaan di tempat kerja. Standar ini mewajibkan perusahaan untuk mematuhi seluruh peraturan terkait K3.

Salah satu persyaratannya adalah tinjauan kesesuaian terhadap peraturan-peraturan ini. Dalam persyataran pengendalian operasi, perushaan juga wajib menerapkan alat pelindung diri yang harus dipakai oleh karyawan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Prosedur tanggap darurat juga harus dipersiapkan perusahaan dan diuji coba untuk memastikan kesiapan penanganan dan evakuasi pada saat terjadi keadaan darurat.

HAS 23000 Sistem Jaminan Halal – Standar ini diterbitkan oleh LPPOM MUI, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang ingin mendapatkan Sertifikat Halal baik berupa manual maupun prosedur-prosedur Halal yang harus ditetapkan perusahaan.

Salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan adalah melakukan tinjauan terhadap seluruh bahan baku yang digunakan untuk memastikan kehalalannya. Perusahaan dapat mengintegrasikan standar HAS 23000 ini dengan standar ISO 9001 atau ISO 22000 bagi perusahaan yang telah memilikinya.

Hubungi Cipta Mutu Prima untuk menerapkan standar ISO, OHSAS dan HAS di perusahaan anda.

Balanced Scorecard di Perusahaan

Balanced Scorecard – Konsultan ISO Cipta Mutu Prima

Sebuah perusahaan akan sukses bukan karena mempunya ratusan ukuran kinerja, namun karena beberapa ukuran kinerja strategis yang berhasil direalisasikan.

Ukuran kinerja utama sangat penting untuk diidentifikasi oleh Manajemen untuk memastikan perusahaan akan unggul dalam persaingan usaha.

Ada beberapa hal yang perlu kita pahami dalam menerapkan konsep Balanced Scorecard di perusahaan diantaranya adalah :

1. Balanced Scorecard (BS) adalah perangkat manajemen kinerja yang membantu perusahaan untuk menterjemahkan visi dan strateginya menjadi tindakan yang mempunyai indikator kinerja yang jelas, baik terkait indikator keuangan maupun non keuangan

2. Balanced Scorecard diperkenalkan oleh Kaplan dan Norton bersama dengan ‘peta strategi’ yang merupakan kegiatan ini yang akan mendasari penetapan indikator-indikator kunci yang akan saling berkaitan. Dengan adanya peta strategi ini maka BS menjadi juga perangkat manajemen strategi bagi perusahaan yang menerapkannya, bukan hanya manajemen kinerja.

3. Indikator kunci yang ditetapkan adalah indikator keuangan dan non keuangan yang pada saat penetapannya mempertimbangkan data pencapaian yang telah ada dan juga target perusahaan dalam periode tertentu yang akan datang. Indikator kunci ini dapat berupa indikator internal dan juga indkator eksternal yang mempunyai hubungan sebab akibat.

4. Setelah Balanced Scorecard ditetapkan, maka penerapannya dimulai dengan mensosialisasikan strategi perusahaan dan indikator kinerjanya ini kepada seluruh pihak terkait. Seluruh tingkat manajemen mulai dari manajemen puncak sampai dengan pelaksana proses di tingkat operasional harus memahami target-target ini yang merupakan turunan dari starategi perusahaan.

Strategi Perusahaan dan Balanced Scorecard

Lalu apa lagi yang perlu diketahui manajemen mengenai balaced scorecard :

5. Balanced Scorecard merupakan strategi perusahaan yang diturunkan menjadi target-target opersaional. Aspek yang dikendalikan dapat  terdiri dari aspek Keuangan, Pelanggan, Proses dan Sumber Daya Manusia. BS mengisi kekosongan yang sering dianggap kelemahan dalam manajemen perusahaan yaitu bagaimana mengkomunikasikan strategi ke level operasional dan yang lebih penting lagi tingkat operasional mengetahui bagaimana cara mengukurnya.

6. Bukan hanya bagian produksi atau operasi yang akan berkontribusi dalam strategi perusahaan, namun setiap bagian memiliki indikator kinerja sebab akibat yang saling mendukung. Hal ini tergambar dalam peta strategi bagaimana bagian SDM berkontribusi dengan indikator kinerjanya untuk mencapai visi dan sasaran perusahaan melalui strategi yang telah ditetapkan.

7. Yang terakhir, penerapan Balanced Scorecard ini sama halnya dengan sistem manajemen lainnya membutuhkan komitmen manajaemen.

Balanced Scorecard menawarkan nilai tambah bagi perusahaan yang dan merancangnya dengan baik dan menjadi komitmen seluruh manajemen dan karyawan dalam pelaksanaan operasional perusahaan.

Untuk penerapan balanced Scorecard hubungi Konsultan ISO Cipta Mutu Prima

Training Indikator Kinerja Kunci

Training Indikator Kinerja Kunci. Perusahaan harus benar-benar menseleksi mana indikator yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap pencapaian kinerjanya.

Biasanya untuk memonitor KPI manajemen menggunakan aplikasi IT yang dapat memberikan informasi yang akurat dan ‘real time’. Cipta Mutu Prima membantu perusahaan untuk memonitor informasi yang penting dalam melaksanakan proses bisnis perusahaan.

Indikator Kinerja Kunci atau yang biasa disebut KPI adalah nilai yang menggambarkan seberapa efektif perusahaan mencapai sasaran proses bisnis.

Apa Saja Indikator Kinerja Yang Ditetapkan Perusahaan?

Berikut ini beberapa contoh Indikator Kinerja Kunci yang dapat digunakan oleh perusahaan di berbagai industri :

  1. Jumlah Layanan Yang Dilaksanakan
  2. Kecepatan Layanan
  3. Tingkat Keluhan Pelanggan
  4. Biaya operasi
  5. Biaya Pokok Produksi
  6. Tingkat Penjualan
  7. Index Kepuasan Pelanggan
  8. Persentase Produk Rusak
  9. Lama Waktu Distribusi Ke Pelanggan
  10. Jumlah antrian pelanggan dsb.

Tips Menentukan Indikator Kinerja

Apapun yang ditetapkan sebagai indikator kinerja kunci, maka Perusahaan harus memastikan KPI :

  1. Signifikan terhadap Kinerja Perusahaan
  2. Didefinisikan dengan jelas
  3. Dapat diukur secara periodik
  4. Dapat dicapai melalui program yang ditetapkan
  5. Ada batas waktu pencapaian
  6. Dikomunikasikan ke Bagian Terkait dan Seluruh Perusahaan
  7. Membuat seluruh Bagian bergerak bersama ke tujuan Perusahaan
  8. Menjelaskan tindakan yang harus dilakukan untuk mencapai KPI
  9. Ditingkatkan sesuai perubahan tujuan organisasi
  10. Ada mekanisme Tindakan Perbaikan jika KPI tidak tercapai

Konsultan ISO Profesional Cipta Mutu Prima akan membantu organisasi untuk menetapkan Indikator Kinerja Kunci atau KPI perusahaan anda dan monitor pencapaiannya untuk memastikan tercapainya sasaran perusahaan.

Sertifikasi ISO

Konsultan Mendampingi Saat Audit ISO

Konsultan mendampingi saat audit ISO. Audit ISO ada dua yaitu audit internal dan audit eksternal. Audit internal dilaksanakan oleh auditor internal perusahaan sedangkan audit eksternal dilaksanakan oleh Badan Sertifikasi

Audit eksternal dilaksanakan dalam dua tahap yaitu : audit tahap 1 untuk memeriksa kecukupan dokumentasi sistem manajemen. Audit ini biasa disebut audit kecukupan atau desk audit atau adequacy audit.

Sedangkan audit tahap 2 untuk memeriksa penerapan sistem manajemen di perusahaan. Auditor badan sertifikasi yang ditunjuk akan memeriksa kesesuaian antara dokumentasi ISO dengan penerapannya.

Auditor eksternal badan sertifikasi akan memeriksa bukti-bukti penerapan, audit tahap 2 ini biasa disebut audit penerapan atau compliance audit.

Konsultan ISO Profesional akan mendampingi perusahaan dalam dua tahap ini untuk memastikan perusahaan lulus dan direkomendasikan untuk mendapat sertifikat ISO.

Konsultan ISO

Biaya Konsultan ISO 9001

Biaya Konsultan ISO 9001. Berapa biaya untuk menerapkan sampai dengan sertifikasi ISO 9001? Kami menawarkan jasa konsultan ISO sampai dengan sertifikasi dengan biaya optimal.

Biaya konsultan ISO yang ditawarkan berbasis hari kerja atau manday konsultan yang digunakan dalam membantu perusahaan menerapkan Sistem Manajemen.

Biaya Konsultan dan Badan Sertifikasi adalah komponen biaya dalam menerapkan sampai dengan Sertifikasi ISO. Konsultan ISO Cipta Mutu Prima menggunakan aplikasi online untuk membantu perusahaan untuk mendapatkan bimbingan berupa:

  1. Konsultasi langsung, yang dimaksudkan konsultasi langsung ini adalah konsultan datang ke lokasi perusahaan. Perusahaan dapat meminta konsultasi langsung sebagai pilihan. Misalnya perusahaan memilih pelatihan dilakukan secara langsung bukan melalui aplikasi e-training ISO kami.
  2. Konsultasi tidak langsung, dimana konsultan melakukan bimbingan secara online melalui aplikasi e-konsultan ISO dalam memberikan contoh dokumen maupun berdiskusi dan menjawab pertanyaan perusahaan.

Penerapan Sistem Manajemen

ISO 9001 dan ISO 14001

Penerapan Sistem Manajemen. Cipta Mutu Prima memberikan Jasa Konsultan ISO Profesional yang membantu perusahaan menerapkan Sistem Manajemen ISO sampai dengan Sertifikasi. ISO 9001 adalah model sistem manajemen untuk memastikan Mutu produk dan layanan perusahaan kepada pelanggan dalam rangka mencapai kepuasan pelanggan.

ISO 14001 merupakan keputusan stratejik perusahaan untuk mengelola aspek lingkungan yang terkait dengan proses bisnis perusahaan untuk memastikan kinerja lingkungan yang sesuai dengan program dan peraturan yang berlaku

Konsultan ISO akan membantu perusahaan untuk mengembangkan, menerapkan dan melakukan audit ISO baik pada saat awal penerapan dan juga pada saat akhir sebelum diaudit oleh Badan Sertifikasi.

Audit pada saat awal disebut Audit Diagnostik sedangkan pada saat akhir disebut audit Konsultan untuk memastikan kesiapan perusahaan sebelum diaudit Badan sertifikasi sehingga dapat berjalan dengan lancar dan lulus mendapatkan serttifikat ISO

Konsultan ISO | Penerapan Sistem Manajemen

OHSAS 18001 dan Sistem Jaminan Halal HAS 23000

Cipta Mutu Prima adalah Konsultan OHSAS yang akan menerapkan perusahaan menerapkan OHSAS 18001 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau biasa disebut K3.

Dengan menerapkan SMK3 ini perusahaan dapat memastikan pengendalian potensi bahaya yang mungkin timbul di area kerja.

Potensi bahaya yang akan dikendalikan akan menyangkut karyawan, subkontraktor dan tamu yang memiliki akses ke tempat kerja.

Konsultan OHSAS akan melakukan audit penerapan dan kesiapan SMK3 yang mencakup kesesuaian dengan peraturan dan Undang-Undang dan juga penilaian risiko K3 yang dilakukan dan tindakan pencegahannnya. ISO akan mengeluarkan ISO 45001 pada akhir tahun 2017.

Perusahaan dapat melakukan migrasi dari OHSAS 18001 ke ISO 45001 setelah standar ini resmi dikeluarkan.

Jasa Konsultan ISO | Penerapan Sistem Manajemen

Cipta Mutu Prima adalah Konsultan HAS 23000. HAS (Halal Assurance System) adalah standar yang diterbitkan oleh LPPOM MUI yang menjelaskan kriteria apa saja yang harus diterapkan perusahaan untuk mendapatkan sertifikat Halal.

Konsultan HAS Halal akan menyiapkan dokumentasi dan juga melakukan tinjauan terhadap daftar bahan baku untuk memastikan kehalal-nya.

Konsultan HAS 23000 akan mengaudit seluruh proses produksi mulai dari area penerimaan sampai dengan gudang penyimpanan untuk memastikan kehalalan produk. LPPOM MUI akan melakukan audit Halal untuk memastikan seluruh kriteria Halal telah terpenuhi dan dapat ditunjukkan bukti-bukti penerapannnya.

Hubungi Cipta Mutu Prima Jasa Konsultan ISO untuk penerapan Sistem Manajemen ISO, Sistem Manajemen K3 dan Sistem Jaminan Halal di perusahaan anda.

Jasa Konsultan ISO | Penerapan Sistem Manajemen

Memberikan Layanan Terbaik

Memberikan Layanan Terbaik. Mengapa perusahaan harus memilih konsultan ISO Profesional untuk mendapatkan sertifikat ISO Sistem Manajemen Mutu?

Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001

Dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu perusahaan dapat menggunakan jasa konsultan ISO untuk membantu dalam :

  1. Memberikan pelatihan mengenai persyaratan ISO yang menjelas secara rinci satu persatu persyaratan yang harus dilakukan oleh perusahaan. Konsultan ISO Profesional akan membantu perusahaan untuk memahaminya untuk dapat mengambil manfaat dari proses yang akan dibakukan. Pemahaman yang baik akan sangat mempengaruhi sistem manajemen yang akan dikembangkan.
  2. Memberikan pelatihan mengenai cara membuat dokumentasi ISO. Konsultan ISO Profesional akan menerangkan apa saja prosedur yang akan dibuat termasuk formulir yang dibutuhkan. Dokumentasi dapat terdiri dari dokumentasi wajib dan dokumentasi ISO yang dibutuhkan perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya.
  3. Memilih Konsultan ISO Profesional – Konsultan akan membantu membuatkan prosedur berdasarkan proses yang ada. Jasa Konsultan ISO Profesional akan memfasilitasi Tim ISO dalam mengembangkan prosedur masing-masing Bagian yang akan masuk dalam ruang lingkup sertifikasi. Prosedur ini harus disahkan oleh manajemen bagian terkait sebelum diterapkan di seluruh perusahaan
  4. Membantu melakukan penjelasan dan sosialisasi dokumentasi ISO yang telah disetujui oleh manajemen. Konsultan ISO Profesional dengan pengalaman lebih dari 18 tahun telah membantu perusahaan menerapkan sistem manajemen secara efektif. Seluruh karyawan harus memahami standar untuk dapat memastikan efektifitas penerapan standar ISO.

Tantangan Mencapai Sertifikat ISO 9001

Memilih Konsultan ISO Profesional – Ada beberapa hal yang dapat menghalangi perusahaan untuk dapat mencapai sertifikasi ISO dan juga tidak efektifnya penerapan standar yaitu :

  1. Karyawan tidak memahami apa yang dipersyaratkan oleh standar ISO, sehingga pada saat audit tidak mampu menjawab pertanyaan auditor dengan baik. Beberapa istilah dan terminologi yang digunakan oleh standar paling tidak harus diketahui oleh karyawan agar dapat memahami apa yang ingin dipastikan penerapannya oleh auditor ISO
  2. Auditor ISO akan memeriksa kelengkapan dokumen ISO dalam tahap 1 audit yang biasa disebut desk audit atau adequacy audit. Ada kemungkinan ada beberapa dokumentasi wajib yang tidak dapat dibuktikan oleh perusahaan. Konsultan ISO bertanggung jawab memastikan seluruh dokumentasi lengkap dan lulus audit badan sertifikasi tahap 1.
  3. Pada tahap penerapan sangat penting untuk memastikan seluruh sistem ISO dipahami oleh karyawan. Sehingga pada audit badan sertifikasi tahap 2 yang biasa disebut audit penerapan atau compliance audit dapat ditunjukkan bukti-bukti penerapannya. Change Konsultan akan membantu sosialisasi dilakukan dengan baik.
  4. Pengendalian informasi terdokumentasi yang tidak cukup baik, karenanya area ini merupakan temuan audit badan sertifikasi yang harus dikendalikan dengan baik. Jasa Konsultan ISO Profesional akan membantu perusahaan menetapkan sistem pengendalian informasi terdokumentasi yang sistematis dan efektif.

Memilih Konsultan ISO 9001 Profesional – Hubungi Cipta Mutu Prima di WA : 0811-8859-476(ISO)

Apa Saja Fungsi Manajemen

Apa Saja Fungsi Manajemen. Dalam menjalankan perusahaan, Manajemen harus menjalankan tugas pokoknya dengan baik agar perusahaan berhasil mencapai tujuannya. Beberapa kegiatan utama manajemen dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Perencanaan

Perencanaan adalah hal pertama dan utama harus dilakukan oleh manajemen. Tidak ada sesuatu yang dapat dicapai kecuali melalui sebuah perencanaan yang baik. Apabila target dapat dicapai tanpa sebuah perencanaan itu adalah sebuah kebetulan. Target is planned. Tujuan direncanakan. Ini tugas seorang manajemen yang profesional untuk membuat rencana kerja untuk kemudian dianggarkan agar dapat dilaksanakan. Dengan rencana kerja yang dianggarakan maka hasil output dan sasaran yang akan dicapai juga dapat terukur. Salah satu bagian dari perencanaan adalah membuat sasaran atau target yang harus dicapai organisasi. Konsultan ISO membantu menterjemahkan target ini menjadi sasaran operasional di masing-masing bagian. Pencapaian sasaran bagian akan berkontribusi terhadap pencapaian sasaran di tingkat perusahaan.

Konsultan ISO dan Fungsi Manajemen

2. Pengorganisasian

Pengorganisasian atau disebut juga mengelola. Fungsi manajemen ini memastikan seluruh proses kerja telah ditetapkan terlebih dahulu. Dalam penerapan standar manajemen ini merupakan tahap pengembangan sistem dan prosedur. Sistem dan Prosedur yang dibuat menjelaskan apa, siapa, bagaimana, kapan dan didokumentasikan dalam rekaman apa sebuah proses dijalankan. Konsultan ISO dengan mengembangkan Prosedur akan memastikan ‘operational excellence’ yaitu tatanan pelaksanaan pekerjaan yang teratur dan sistematik. Pengorganisasian juga mengatur ketersediaan dan jadwal sumber daya manusia yang tersedia untuk menjalankan proses.

3. Penerapan

Tidak ada gunanya semua rencana yang ditetapkan manajemen apabila tidak dapat diterapkan atau dijalankan dengan efektif. Fungsi manajemen berikutnya adalah memastikan karyawan yang melaksanakan proses mampu dan memahami apa yang harus dikerjakan. Karena itu dalam tahap penerapan fungsi manajemen yang terpenting adalah melakukan sosialisasi standar kerja. Standar kerja yang terdokumentasi dalam prosedur ini harus dipahami betul oleh pelaksana proses. Setiap bagian memiliki beberapa prosedur yang harus dijalankan secara efektif. Proses Bisnis organisasi harus memetakan interaksi antar proses bagian ini. Konsultan ISO membantu membuatkan peta proses bisnis level 1 yang menjelaskan interaksi dan hubungan antar prosedur dalam menghasilkan produk dan layanan.

4. Pengendalian

Pengendalian adalah melakukan inspekti dan tes. Pemeriksaan pada tahap tertentu harus dilakukan oleh manajemen untuk memastikan proses telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Baik dari segi waktu, kelengkapan dokumen maupun persyaratan mutu atau spesifikasi. Dalam standar manajemen mensyaratkan rekaman hasil pemeriksaan ini harus dipelihara dengan baik. Rekaman ini menjelaskan ‘acceptance criteria’ atau standar mutu yang harus dicapai. Pelaksana pemeriksa juga harus terdokumentasi dengan baik. Konsultan ISO memastikan perusahaan membuata ‘quality plan’ atau rencana inspeksi dan test yang menjelaskan di tahapan mana saja akan dilakukan pemeriksaan dan standar atau persyaratan mutu yang harus dipenuhi sebelum berlanjut ke proses berikutnya

5. Peningkatan

Tujuan akhir dari penerapan sistem manajemen adalah peningkatan. Peningkatan ini dapat berarti peningkatan sasaran atau target, peningkatan kecepatan proses, peningkatan kelengkapan dokumen maupun dari segi efektifitas dan efisiensi. Manajemen menetapkan masing-masing bagian harus mentargetkan peningkatan yang menjadi target utama bagian tersebut setiap tahun. Konsultan ISO akan membantu perusahaan membuatkan program peningkatan sehingga dapat memenuhi standar manajemen yang diterapkan oleh perusahaan. Peningkatan kinerja juga dapat menjadi ukuran efektitifitas penerapan sistem manajemen.

Kata Kunci : Konsultan ISO 9001, Konsultan ISO, POAC, Fungsi Manajemen.